Oleh-oleh dari Halal Bi Halal TDA Bekasi di Samikuring


bismillah…

Batik berwarna hijau dengan motif kelopak matahari yang menjadi favorit saya, kenapa ‘favorit’ sebab batik tersebut adalah satu-satunya yang saya miliki dan saya pergunakan hanya untuk acara-acara tertentu. Pukul 08.45 saya dan istri sudah merapat dipelataran parkir motor Samikuring untuk menghadiri HBH TDA Bekasi.”Silahkan Pak, langsung saja menuju lantai atas”, berkata salah seorang karyawan seraya membukakan pintu. “Service Excellent…”, berkata saya dalam hati.

Di meja pendaftaran saya mengisi list yang disediakan panitia. Ada kolom nama, ‘perusahaan’, no telp, dan webstore. Aduh Pak Ato… sudah minder saya, pdhl baru sampai dimeja pendaftaran.
“Perusahaan kita apa ya Nda?”, tanya saya ke istri. Kerajinan flanel yang serba ‘sendiri’ itu apa bisa disebut perusahaan ya @_@ hehe…

Kalau bisa mungkin ilustrasinya seperti ini : istri membawahi procurement sebab belanja ke sana-sini, merangkap PPC karena ngatur produksi dan stok yang harus disiapkan, men-design jadi engineer juga, dia juga yang mbikin jadi assembly-production, dan dia juga yang ngecheck, jadi quality nya juga . Saya ada di stakeholder merangkap Marketingnya, yaitu ‘nglapak’ itu juga ditemanin istri.🙂

Erry Elthaf Priyambodo

Mata saya berulang-ulang ‘menatap’ Pak Erry, meskipun beliau sudah usai menyampaikan sambutannya dan sudah duduk manis dikursi, ‘menatap’ disini dalam arti ‘melirik dengan penuh takjub’.
Siapa yang tidak takjub…. Muda, Mapan dan Mulia. Insya Allah 3 kata tersebut yang tersembul dikepala saya diiringi pertanyaan. “Kira-kira diusia berapa ya beliau menjadi ‘full TDA’? bagaimana menumbuhkan high trust dari orang sekeliling kita? dan bagaimana perasaannya menjadi orang no.1 di TDA Bekasi? Bagaimana perih jatuh bangun dalam berwirausaha hingga sukses seperti ini?”.

Takut, ya itu salah satu dari sekian banyak penyakit saya. Entah perasaan saya saja, tetapi agak aneh saja jika membuat percakapan yang terlalu ‘kedalam’ jika bertemu dengan teman baru. Makanya saya gak milih jadi jurnalist dan memilih menjadi penulis lepas. Alhamdulillah bisa bersilaturrahim dengan Pak Anthony, Pak Annas, Pak Dewanto, Pak Eko Jun… ‘thank you berat’ atas sharingnya. Semoga Allah SWT membalas dengan yang lebih berkah.

Do’akan ya Pak… kami anggota baru di TDA ini yang baru memulai dan merintis usaha. Beri kami motivasi untuk action sebab kami baru ‘ngeuh’ nikmatnya ber-TDA. Beri kami dukungan jika jatuh terpuruk dan hampir putus asa sebab mengalami kegagalan demi kegagalam dalam berwirausaha. Ide dan aktualisasi diri untuk memulai action  sebab langkah tersebut adalah etape dan langkah terberat, kata salah seorang pengisi sharing kemarin. Dan untuk yang baru saja resign/PHK dari tempat ia bekerja dan mulai bangkit untuk berwirausaha.

Coba saja tanya… siapa yang tidak pingin menjadi bagian dari 10.000 pengusaha tangguh dan berakhlak mulia tahun 2018 nanti?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s