The Power Of Kepepet by Jaya Setiabudi


Buku itu berjudul The Power Of Kepepet karya seorang pengusaha yang juga trainer Jaya Setiabudi. Dihalaman sampulnya tertulis tagline Cara Tercepat Terampuh Jadi Enterpreneur! Dijamin!!!. Sungguh sebuah buku yang pasti menarik bagi setiap orang yang memiliki impian menjadi pengusaha.

Menurut Jaya Setiabudi, ilmu kepepet ini merupakan cara lama, bukan ilmu atau hasil dari pemikiran baru, tapi menurutnya ilmu ini merupakan cara yang ampuh untuk menuntun atau lebih tepatnya dikatakan “memaksa orang” untuk mengeluarkan kemampuan terbaik yang dimilikinya untuk mewujudkan apa yang diinginkan.

Jaya mencontohkan sebuah kasus. Yang pertama jika kita yang mempunyai gaji 5 juta perbulan sebagai seorang karyawan, tapi di pkl 09.00 esok hari harus menyediakan uang 50 juta rupiah sebagai modal usaha, maka mayoritas dari kita akan menjawab tidak mungkin.

Tapi jika sudut pandang kasusnya diubah. Permintaan uang dengan nilai yang sama tetapi dengan latar belakan berbeda, dimana anda harus menyediakan uang sebanyak 50 juta rupiah esok hari pada pkl 09.00 yang akan digunakan sebagai biaya operasi anak kita tersayang, yang jika tidak dioperasi maka akan berakibat fatal. Jika kasusnya begitu maka mayoritas dari kita akan mengatakan bisa karena kondisi sense of urgency begitu besar. Kita tidak diberi pilihan mau tidak mau harus bisa. Kondisi kepepet seperti contoh diatas dapat dijadikan sebuah latar belakang bagi kita untuk memulai usaha dimana kendala modal menjadi permasalahan.

Jaya melanjutkan untuk menciptakan kondisi kepepet, kita bisa lakukan dengan dua cara yaitu kepepet secara imaginasi dan kepepet secara fisik. Kepepet secara imaginasi adalah menciptakan pemikiran dan membayangkan seolah-olah hal yang paling urgen tersebut terjadi pada kita, sehingga mau tidak mau kita harus berubah mengikutinya. Caranya bisa membayangkan misal kita datang kekantor dan menemukan sebuah surat meminta kita menghadap kepimpinan yang kemudian menyampaikan kabar buruh bahwa perusahaan melakukan perampingan karyawan dan kita menjadi salah satunya yang di PHK. Ciptakan kondisi tersebut seolah nyata karena otak bawah sadar tidak bisa membedakan mana imaginasi dan mana yang nyata.

Kepepet secara imaginasi terkadang kurang kuat untuk memaksa kita keluar dari comfort zone kita. Oleh karena itu maka bisa kita lakukan cara kepepet secara fisik, misal dengan berhutang untuk modal usaha, dengan begitu maka kita termotivasi untuk mengembalikannya. Atau jika kita karyawan, maka kita melakukan pengunduran diri dari perusahaan. Purdi E Chandra, pendiri Primagama dan Enterpreneur University mengatakan bahwa ia sangat senang jika menerima sms dari seseorang yang mengatakan ia baru saja mengundurkan diri sebagai karyawan. Bukan berarti tidak simpati, tetapi menurutnya dengan berpijak pada kaki sendiri maka kita memperjuangkan impian kita bukan impian orang lain.

Dibuku ini juga Jaya Setiabudi memaparkan tentang prinsip orang yang ingin terjun sebagai pengusaha, misal prinsip nggak pakai tapi atau prinsip ngeyel. Artinya setiap calon pengusaha tidak boleh menggunakan banyak kata excuse (pembelaan diri) atau alas an-alasan dan juga harus ngeyel (persistensi) untuk menemukan hal-hal yang mendukung usaha yang ingin dibangun.

the-power-of-kepepet

Banyak lagi ilmu dan pemaparan dari Jaya Setiabudi yang saya rasa sangat bergizi bagi kita yang ingin membuka usaha tetapi masih bingung. Ia mengajarkan bagaimana mencari modal, cara berhutang yang efektif serta trik-trik misal bagaimana beli rumah gratis. Diakhir buku Jaya memberikan satu kalimat sakti untuk para pembaca yaitu TAKE ACTION, MAKE IT HAPPEN yang artinya jika kita memiliki impian maka kita harus berubah/beraksi mulai dari sekarang untuk memulai meraihnya. Umur kita terasa begitu pendek, hari berganti begitu cepat. Tanpa terasa semua halnya berubah dengan pasti, tapi apakah kita membiarkan semuanya berubah sedangkan kita tidak bergerak alias diam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s