BERPIKIR DAN BERTINDAK BESAR SEJAK AWAL


Salah satu oleh-oleh dari Pesta Wirausaha TDA 2013 adalah kesempatan saya berkenalan dan berbincang dengan Mas @wempydyoctakoto.

Ia seorang eksekutif muda Indonesia yang besar di London dan berpengalaman menangani brand-brand internasional untuk “go global”.

Saat ini ia pulan ke Indonesia dan berbisnis dengan visi nasionalisme yang kuat: membawa brand-brand loka untuk go global. Beberapa brand seperti Kebab Turki Babarafi dan Ayam Bakar Mas Mono sedang dibantunya.

Kepada saya ia mengatakan bahwa bisnis pemula di Indonesia, apa pun jenisnya, harus bervisi untuk go global sejak awal.

Ini mindset yang baru buat saya, mengingat saya selama ini memegang pendapat umum bahwa kita harus kuasai dulu pasar lokal yang besar ini, baru go global setelah itu.

Ternyata, mindset yang berbeda saya temukan dari sosok Mas Wempy ini. Seharusnya rencana go global itu sudah dimulai sejak awal mendirikan perusahaan.

Implikasi pemikiran ini bisa ke banyak hal, mulai dari tata kelola perusahaan, legalitas, financing, branding dan sebagainya.

Pendapat ini diamini oleh Mas @andrias98 seorang teman dari Ideosource, sebuah perusahaan venture capital yang banyak berinvestasi di perusahaan-perusahaan startup khususnya digital di Indonesia.

Ia dan timnya banyak berinvestasi di perusahaan kecil yang punya potensi besar. Selain diberi modal, perusahaan-perusahaan ini juga diinkubasi, diajari cara-cara mengelola perusahaan layaknya multinational company. Ya, mereka ini dipersiapkan kelak akan menjadi “gadis cantik” yang punya value tinggi bahkan sampai bisa di-IPO-kan kelak.

Ini perbedaan cara pandang yang selama ini saya anut. Saya dan sebagian besar UKM saat memulai bisnis ya mulai saja, kejar cash flow dan omzet dan berusaha agar terus tumbuh dan survive. Tidak banyak waktu dan energi untuk memikirkan hal-hal stratejik dan keren seperti ini.

Buat yang baru memulai, saya rasa perlu sejak awal ditentukan, mau main sampai level mana kelak? Ibarat sepak bola, mau main di liga antar kampung, liga propinsi, liga nasional, regional atau internasinal? Cara berpikir dan cara mengelolanya beda.

Badroni Yuzirman
http://www.manetvision.com
http://www.roniyuzirman.com
@roniyuzirman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s