Memahami Persaingan


Seorang Motivator Besar yaitu Napelon Hill membuat sebuah buku yang berjudul Selling You, buku ini memberikan pemahaman kepada kita semua tentang konsep Menjual Diri. Jangan berpikir negatif dulu, agak ambigu memang.

Daganganmu yang paling basic adalah kepribadianmu.

Kekuatan kepribadian itu begini: semisal ada pedagang Pecel, pecel, pecel. Tapi kenapa hanya ada satu pedagang yang dikerubung, tapi yang lain tidak. Dibalik itu tentu ada soal pribadi yang tersembunyi.

Jualan yang paling baik, adalah jualan yang terus membasic. Khan ada istilah jualan yang hanya ada di permukaan saja. Ada kecantikan permukaan ada, ada kegantengan-kegantengan superficial, artificial ada. Ada orang yang tidak ganteng seperti saya ini: tapi kharismatik, ada. Lho jangan heran, Pujilah dirimu sendiri. Menunggu pujian orang lain itu lama, ia kalau datang, kalau enggak gimana? Hehehe, malah jangan-jangan gerombolan pendengki jauh lebih banyak.

Sejatinya Persaingan itu menguatkan, ini yg jarang orang berpikir, salah satu soal yang keliru adalah: memahami bahwa persaingan itu sebagai hal untuk saling membunuh, ini salah. Dewasa ini ketika persaingan dibuka, itu justeru menjadikan pertumbuhan luar biasa, jadi orang itu kuat ketika ada kompetitor. Ia memberikan ruang untuk memperkuat soal-soal yang harusnya diperkuat, bisa soal Sales & Marketingnya soal Pelayannya dan lain sebagainya.

Itu sebabnya Maharani Craft, terus aktif memberikan pelatihan keterampilan kerajinan flanel. Yang kalau orang berpikir itu, pasti menimbulkan pertanyaan: kok mau-maunya Maharani buka-buka isi dapurnya? See? Maharani Craft eksis sampai saat ini tentu atas partisipasi pihak lain juga, seperti Liputan Televisi, Media Cetak dan sebagainya. Semakin dikenal, semakin menguat, semakin kuat brandingnya, semakin kokoh setiap akar yang tertanam. Proses membangun image ini yang terus ditumbuhkan. Jadi ketika orang menyebut kata Motor, maka yang akan muncul HONDA, menyebut kata Air mineral akan muncul AQUA, menyebut kata Jepang maka akan muncul EPSON, menyebut pesawat terbang maka akan muncul HABIBIE, menyebut Basket maka akan muncul MICHAL JORDAN, dan menyebut kata Pelatihan Flanel maka akan muncul MAHARANI CRAFT. Sekarang saya tanya kepada Anda: ketika saya menyebut NAMA ANDA, maka hasil apa yang akan muncul di Google?

Proses membangun image, tentu lahir dari sebuah persaingan. Pebasket tidak hanya Jordan, Air mineral tidak hanya Aqua. Itu sebabnya mereka terus berupaya untuk memperkuat soal-soal hingga terpatri image dimasyarakat.

Jadi, tanpa competitiveness, penguatan-penguatan itu akan lambat terjadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s