Modus Kriminal Hypnosis Terbaru


 

Dua pekan yang lalu saya dikejutkan oleh panggilan telepon dari seseorang Walikota yang hendak membeli satu unit rumah elite yang sedang saya pasarkan. Semoga pengalaman saya ini dapat memberi manfaat untuk rekan-rekan pemasar. Simak ya.

Siang itu, saya menerima sms terlebih dahulu sebelum akhirnya ditelepon oleh ajudannya, “Siang Pak Deni, nama saya XXXXXX mohon ijin waktunya sebentar, saya ajudan Pak Walikota xxxxxxxx , beliau ingin berbicara dengan Bapak, mohon ijin ya Pak, berkenan untuk pindah tempat ke yang lebih tenang (tidak bising)”, buka ajudannya.

Belum jelas awalnya perihal apa saya ditelpon. Saya kemudian mencari tempat yang tenang yang dimaksud karena sebelumnya saya sedang dipinggir jalan bising suara motor. Kemudian saya telpon balik ajudan tersebut, “Pak saya sudah siap, gimana suara saya sudah cukup jelas ya?”.

“Baik Pak tapi mohon maaf Pak Wali saat ini sedang ada tamu. 15 atau 20 meint lagi saya bel Bapak kembali”, jawab ajudannya.

Tidak berapa lama masuk panggilan dari ajudannya tersebut, seperti biasa, resmi protokoler sekali. Pertama saya diteruskan ke ajudannya runut kemudian pak walikota begitu sebaliknya.

“Mohon Ijin Pak Deny, Pak wali, beliau sudah berkenan waktu untuk berbicara, Mohon diterima”. begitu ucap ajudannya.

Tak berapa lama, terdengar suara yang sudah saya duga, suaranya berat kayak Bebi Romeo, “Hallooo, dik Deny apa kabaar? sehat ya, Ini saya xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx (Menyebutkan Nama Lengkap), apakah ajudannya saya mas xxxxxx (nyebut nama ajudannya) sudah bercerita maksud saya menelepon adik.” tanya Pak walikota.

“Belum pak”, jawab saya

“Oh belum ya, jadi begini dik Deny, saya minta bantu dik Deny untuk membantu mengurus Jual Beli Rumah yang diminati anak saya, di alamat Jl. TropiXXXXX Cikarang Pusat, seharga 1,6 M. Utk soal harga saya oke saja, tidak ada masalah. Saya rencana mau transfer uang tanda jadi malam ini 100 juta, dan besok saya ingin bertemu Dik deny terkait copy surat legalitas rumah untuk saya bawa ke notaris saya? Nanti ajudannya saya akan kasih alamat kantor ini (kantor walikota)” buka pak walikota.

“Bbbaik Pak…” gemeter saya.

“Tapi saya belum bisa pastikan apakah unit rumah yang dimaksud masih tersedia atau tidak?” susul saya.

“Duh jangan sampai sudah terjual ya dik, anak saya bisa kecewa sekali, tolong ya Dik” memohon Pak Walikota.

“Baik Pak saya butuh 1 jam untuk memastikan unit tersebut masih available atau tidak, saya hubungi Bapak segera setelah dapat info”, mendinginkan saya.

“Oke ditunggu ya dik Deny”, tutup Pak Wali.

Gak berapa lama sekitar 15 menit saya hubungi kembali nomor ajudannya Pak Wali. Sempat terpikir kenapa nggak Pak wali yang bicara langsung aj sih. Sempat mbatin saya.

“Ya Pak deny, informasinya sudah ditunggu Pak Wali, mohon ijin” jawab ajudannya.

Terdengar seperti suara pintu yang buka tutup, dan suara-suara mohon ijin pak, ini pak deny.

“Hallloo, gimana dik Deny?” to the point Pak Wali bersuara bebi romeo itu.

“Alhamdulillah Pak belum terjual, masih tersedia” beri kabar saya.

“wah syukur alhamdulillah, anak saya pasti sangat senang sekali, tapi saya minta bantu Dik Deny untuk merahasiakan identitas saya ya, jangan bilang yang mau beli itu saya, Dik Deny pasti ngerti lah, bilang saja teman sekolah atau kerabat dik deny sendiri yang hendak membeli rumah itu”, pinta Pak Wali.

“Kalau begitu nanti ajudan saya akan kirimkan alamat kantor, dan saya minta no rekening dik deny, kalau bisa BNI” tutup Pak Wali. Saya mbatin lagi, wah ini nih, model yang kayak gini nih, pencucian uang atau apalah, “hasil korupsi mungkin den”,” iya kali”, konflik batin saya. “ini beneran buat anaknya atau buat ehem-ehem: Ah sudahlah Den.

Tidak lama kemudian saya dihubungi oleh ajudannya “Bapak wali bisa ditemui jam 10 sampai dengan jam 11 siang besok. Mohon Pak
Deny datang tepat waktu”, tegas ajudan Pak wali.

“Baik Pak”, jawab saya.

“Mohon ijin Pak deny, nanti pak walikota akan mengirimkan no HP Pribadinya, mohon “dijaga” jangan sampai tersebarluaskan”, tutup ajudannya.

“Baik Pak, akan saya jaga, saya faham apa yang dimaksud Bapak, tadi saya sudah disampaikan saat telpon”, tutup saya.

Langsung saya bilang Istri, ” Nda Ayah barusan ditelpon Pak walikota XXXXXXXXXX, rumah yang 1,6 M di di tropxxxxxx laku, nanti malam mau di transfer 100 juta”, bercerita saya.

“wah beneran Yah? alhamdulillah semoga beneran”, suprise istri.

Jam 4 sore, terdengar panggilan masuk nomor berbeda dari seblumnya, bukan ajudannya.

“hallo dik deny, ini nomor pribadi saya” sapa Pak wali.

“Oh ini no Pak wali ya, Iya pak saya tadi sudah diberikan oleh XXXXXXXXX (nama ajudannnya), saya simpan ya Pak “oh oya tolong dijaga no ini baik-baik, seperti yang tadi sudah saya sampaikan mohon data saya dibuat confidential, bilang saja yang akan
beli kerabat dari Pak deny atau siapa lah, dan nanti untuk nama yang tertulis di akta pakai nama anak saya saja”. pungkas pak wali.

“Oiya baik pak, tapi mohon maaf untuk uang tanda jadi, bisa segera di transfer untuk mengikat harga segera setelah itu penawaran iklan akan segera saya tutup”, pinta saya.

“Baik Dik Deny, rencananya malam ini akan saya “online-kan” pembayaran uang tanda jadinya” jawab Pak wali.

Usai maghrib, ajudannya kembali telpon ” Pak Deny mohon ijin pak wali sedang sholat maghrib, jam 7 ini ada acara gladibersih untuk persiapan dengan pak Jokowi, mungkin sekitar 5 atau 10 menit lagi. Bapak akan mengubungi Pak deny, mohon sediakan waktu ya Pak Deny, mohon ijin”, pintanya.

“Halo Dik Deny, saya mau transfer pembayaran 100 juta, tetapi mohon maaf karena ini berasal dari rekening pribadi saya dan jumlahnya tidak sedikit, jadi saya butuh “tanda tangan elektronik” untuk validasi ke BI check, jadi saya minta dik deny jangan banyak pertanyaan dan segera cari ATM terdekat untuk saya kasih kode otentikfikasi blablabla…. dst (saya lupa….)”,
pinta Pak Wali.

“Pak biasanya kalau untuk pembayaran dalam jumlah berapapun, saya tinggal terima beres, jadi maaf saya tidak perlu ke ATM”, jawab saya. Kemudian ditutup telepon seketika.

Kesimpulan : Hampir kena trap saya, Dasar Walikota Gadungan. Semoga banyak memberi insight, hati-hati ya rekan. Cerita diatas adalah modus hypnosis yang memanfaatkan waktu strategis, korban dibuat bahagia (dalam hal ini saya bahagia akan menerima fee yang sangat lumayan), untung saya bercerita dengan istri, jadi ada rem saat akan ke ATM, sebab kemudian dititik kritis saya dipaksa untuk mendatangi mesin ATM, memainkan sel subconcius kita (alam bawah sadar). Intelektual Kriminal.

Untung jelek-jelek gini pernah ikut EFT (Emotional Freedom technic).

Semoga mengharukan.

Salam,
Deny Rosadi

Low Budget High Impact, kata yg tepat untuk mewakili promosi gratis via media. Mau tahu caranya? baca artikel ini.


10478147_814438991913927_8149664994449884886_n

Liputan Net TV Juli 2014, Insya Alloh tayang sabtu / minggu 19/20 juli dalam program NET5 pkl 5.45 — with Fariska Maharani and Deny Rosadi. Begitu status Facebook Maharani Craft yang dimoderasi istri saya pagi ini.

Ya, kemarin sore sampai dengan malam, kita disibukkan dengan pengambilan gambar liputan untuk program berita pagi NET-5, program ini merupakan program berita pagi unggulan dari NET MEDIA ini selain beberapa yang sudah kita kenal seperti Indonesia Morning Show, Sarah Sechan, Ini TalkShow, The Comment dan segudang lagi program dengan segmen anak muda. Liputan Net kali ini adalah liputan kali kedua untuk Maharani Craft sejak terakhir tahun lalu, sama momentnya seputar toples lebaran untuk program NET-10. Simak ya hari Sabtu/ Minggu ini tanggal 19/20 Juli 2014 Jam 05:00 – 06:00 WIB. Sebelum Program Indonesia Morning Show.

Teman-teman, taukah kalian untuk UKM seperti kita ini kalau diliput media itu tidak bayar apalagi dibayar? Mungkin yang dibayar itu yang diundang datang ke studio untuk wawancara, namanya pengganti uang transport. Kalau yang datang kerumah mah berdasar yg saya alami selama ini gak ada bayar2an, Paling ngasih suvenir yg ada logo medianya, itupun jarang #Efek bayak banget yang nanya bayar atau dibayar berapa. :) Maharani update status beberapa menit setelahnya, semoga menjawab pertanyaan Anda.

Maharani Craft, alhamdulillah beberapa kali telah mendapat rezeki promosi gratis hampir diseluruh TV kabel dan TV Nasional dan beberapa Media Cetak, tak heran banyak yang kepingin juga diliput. Diliput media merupakan berkah untuk usaha UMKM model kami ini. Sebab nya jelas, karena nggak kuat pasang iklan, hehehe. Dapat kesempatan liputan juga nggak instant butuh proses. Kali ini saya akan sharing apa yg telah saya lakukan beberapa tahun yang lalu, sbb :

Pertama, saya mulai rajin menulis blog gratisan. Dengan alamat http://kursusbikinflanel.wordpress.com dan rajin menggunakan alamat web tersebut sebagai signature saya dalam bersocial network. Dan segmentasi para pembaca akan informasi yg saya suguhkan pun mulai beragam.Dari tips menjual gorengan sampai dengan promosi lewat testimonial marketing. Tak lupa saya sisipkan pelatihan membuat souvenir dari kain flanel yg merupakan ide awal sy membuat blog.

Kedua, Trik yang saya jalankan adalah mengirimkan tulisan seputar bisnis dan profil Maharani Craft ke beberapa media cetak, radio dan TV. Bisa menggunakan email atau Fax. Namun saran saya sebaiknya melalui Fax. Karena biasanya receptionist atau petugas yang me’route’ akan meneruskan ke bagian terkait. Misalkan. Up : Redaksi bla bla atau Tim Liputan (alamatnya bisa anda cari di Internet memalui mbah Google). Setelah itu silahkan tunggu hasilnya anda akan dihubungi oleh media.

Ketiga, berkomunitaslah. Rumus koneksi dan jaringan tidak melulu soal IT, ini merupakan kunci rezeki yang maha dahsyat. Bahasa islaminya: Silaturrahim. Catat.

Keempat, gunakan Social Media. Tak sedikit awak Media juga menggunakan Social Media untuk mencari dan menyebarkan berita. Buat Account di FaceBook lalu add semua Account Media yang ada, cari kata kunci “Radio/Televisi/TV/Majalah/Tabloid dll..”, sering sering publikasikan usaha dan kegiatan anda Wall Facebook anda.

Low budget High impact, kata yg tepat untuk mewakili promosi gratis via media televisi nasional.

Tahun 2012, pernah kejadian HP saya sampai ‘hang’ karena menerima begitu banyak sms yang masuk yang minta kami datang untuk memberikan pelatihan kewirausahaan dan beberapa menanyakan bagaimana cara melakukan order toples-toples flanel yang lucu itu. So, tipsnya tadi sudah diatas, sekarang sudah siapkah Anda diliput media?

Pilih Memilih


Caleg2 itu sedang berkompetisi memasarkan dirinya. Demokrasi mengajarkan kebebasan dalam segala pilihan, baik pihak yg dipilih dan yg memilih. Layaknya sales, berbagai cara ditempuh utk mencapai target. Agar menjadi pihak yg dipilih mereka harus mengambil hati yg memilih. Kita semua setuju membenci politik uang, tapi nyata2 sangat menyukai uang. Di desa sana, jika seorang caleg datang dan akan mengecor jalan, ia disambut seperti seorang yg pemurah. Kita hanya fokus pada cor, dan lupa dengan jenis pengecoran.

Sampai pada saatnya nnt mereka duduk manis kursi dewan dan masuk pemberitaan terkait korupsi. Diposisi ini sejatinya tersangka satu2nya bukan hanya pihak yg dipilih. Tapi juga yg memilih dan tentu tidak mudah menyalahkan pemilih.

Negara Super


Dibelahan sana ada kawasan pertokoan tanpa penghuni, karena sejatinya memang ditawarkan bukan untuk dihuni tapi untuk investasi. Jika cara ini yg menjadi strategi maka bencana tata ruang dimasa depan harus dipersiapkan. Pemodal itu tidak mau tahu soal itu. Yang penting rumahnya dibeli. Hasilnya, walau bukit semula adalah wilayah tangkapan hujan, sudah diratakan. Kini perumahan itu mati suri, setengah hidup, setengah mati. Soalnya satu, ruang publik yg dikebiri.

Bencana tata ruang tanpa penghuni itu bukan disebabkan manusia lambat dalam berreproduksi, tapi sebab kesalahan makna soal tata-menata. Jika pengertian ruang kosong itu adalah uang, maka yg terjadi jika seluruh mata ini memandang hanya akan ada rumah estate, ruko dan komersil area.

Ruang publik sejatinya strategis. Strategis ini selalu diterjemahkan strategis untuk cari uang, bukan sebagai tempat hijau yg teduh untuk relaksasi mata, anak-anak bebas bermain berlarian secara cuma-cuma, ataupun sekedar gelaran tikar bersama anak dan istri tanpa harus membayar retribusi. Setiap kita harus dilindungi haknya untuk menikmati keleluasaan sederhana itu di ruang publik.

Strategi Pemkot harus membeli dan menjadikannya aset pemerintah. Tidak punya anggaran jangan takut, kekuasaan dalam hal perijinan bangunan bisa dikuatkan. Ijin bangunan yang merusak ruang publik harus dibatalkan. Bencana ekologis itu tidak soal bangunan yg tanpa ijin, tapi juga bangunan yg keliru tapi diijinkan.

Negara-negara yang banyak membela kepentingan publik akan dihadiahi publik yang sehat. Norwegia, adalah negara yg menurut versi PBB paling bahagia adalah negara yang melindungi hak-hak warganya melalui kebijakan pemerintah.

Ukuran bahagia tidak hanya soal UMK, bahagia terhadap kualitas udara, kualitas air minum, drainase dan luasnya area publik yg diisi pepohonan yg rimbun pun bisa dikatakan bahagia. Sesederhana itu, ya sesederhana itu.

Bahagia selalu identik dengan kecukupan materi. Memang tak salah dengan ungkapan itu. Dengan berlimpahnya materi, seseorang bisa membeli apa pun yang diinginkannya. Akan tetapi, materi bukanlah segala-galanya. Di versi Bloomberg, justru terlihat bahwa negara-negara yang penduduknya paling bahagia di dunia justru cenderung tidak banyak dihuni miliarder. Dan kita menemukan satu fakta lagi, yaitu negara super bahagia itu justru minim orang super kaya.

Teh Panas


gftt.

Akhir tahun lalu saat saya mendapat undangan ke Jogja. Saya sempatkan mampir ke warung angkringan sekitar Kaliurang. Ramai sekali pengunjungnya, beberapa saya kategorikan pelanggan karena akrbanya dengan Bapak penjualnya. Warung-warung yg laris itu selalu berwatak emosional, entah itu karena senyum pelanggannya, bentuk typografi namanya, jenis tendanya atau cara menyajikannya.

Warung itu menghasut secara rasa, memainkan rasa kita, hanya dengan satu item produknya, tapi jika dibuat begitu kuat, ia akan menjadi juara. Contoh dalam warung ini: TEH PANAS.

Ada banyak warung tetapi salah memahami arti dari panas teh itu. Ada jenis panas yang tafsirnya sangat mencla-mencle. Tapi warung yg saya ceritakan ini, itu membiarkan panasnya itu terbukti dengan anglo yang terus menerus masak dan mengepul. Kesaksian bahwa itu selalu mendidih semua khalayak menyaksikan.Teh nya jelas, ukurannya jelas, coklatnya jelas dan gulanya jelas. Jadi hanya dengan satu item teh saja, Ia menghasut item-item yg lain. Sementara diwarung-warung lain hanya sekedar coklat. Penggemar teh pastinya tahu watak-watak teh itu. Karena satu item itu laris, maka seluruh item-item diwarung itu menjadi tertarik.

Ada banyak teh yang tidak menepati ukuran-ukuran yg disyariatkan. Kadang-kadang publik dibuat ragu-ragu, itu teh beneran atau cuman perasan sarung.

Anglo: bejana tanah liat dengan media panas arang bakar.

Kalendar Pergerakan Konsumen


Dear crafter… kepekaan terhadap keinginan dan ritme pasar harus dapat ditangkap dengan cermat. Contoh: Dalam setahun, kita pasti punya catatan akan pola pasar yg terus bergerak dinamis, berubah-ubah. Dagang pakaian tentu akan lebih diminati saat ramadhan tiba dan saat itu tidak perlu lg promosi yg besar-besaran. Saat penjualan rendah maka promosi harus dinaikkan. Sesimple itu. Ya sesimple itu. Strategi dan kreatif menangkap setiap persoalan pasar yg ada dapat membuat setiap rencana penjualan kita lebih siap. Yang menjadi pelajaran kita adalah kita bersegera bersiap diri ketika ‘bulan-bulan’ rejeki itu akan datang. Catat diantara 12 bulan anda, saat barang dagang anda di posisi tertinggi dan terendah dalam penjualan. Syukur punya angka statistik, yg bisa dipakai, contoh seperti Photo ini. Photo ini merupakan site stats, yakni irama pergerakan pelanggan yg berkunjung diweb kami diperoleh dari webblog kami http://kursusbikinflanel.wordpress.com/ yg dibuat sejak tahun 2010, maaf sy crop dari 2011 sd hari ini. Tujuannya agar lebih relevan, karena 2 tahun pertama hit pengunjung masih rendah dan kami anggap 2 tahun itu awal menanam pohon jika diibaratkan, sekarang tinggal kreatif kita mencangkok setiap batang dan yg pasti yg ditunggu2 setiap tahun adalah saat-saat panen..

juli
ket gambar :
X axis : Total Pengunjung dalam sebulan
Y axis : Bulan ( yg diberi line merah adalah bulan Juni setiap tahunnya)